Rabu, 05 Juli 2017

JAKARTA FAIR 2017 KEMBALI DIGELAR DI JIEXPO KEMAYORAN


Aksi parade karnaval yang di gelar oleh pihak Jakarta Fair 2017



Jakarta - Pameran tahunan Jakarta Fair mulai digelar di arena Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017) ini. Pemeran tersebut akan digelar selama 39 hari hingga 16 Juli 2017.

Jakarta Fair 2017 mulai dibuka pukul 15.30-22.00 WIB pada Senin-Kamis, pukul 15.30-23.00 WIB pada Jumat, serta pukul 10.00-23.00 WIB pada Sabtu-Minggu.

Untuk merayakan gelaran ke-50 tahun Jakarta Fair pada tahun ini, penyelenggara mengadakan diskon besar-besaran dan banyak wahana hiburan yang menarik.

Hiburan yang diselenggarakan yakni parade karnaval, kontes Miss Jakarta Fair, cosplay contest, barongsai night, pesta kembang api, wahana permainan anak dan trampolin, rumah hantu, serta panggung budaya. Tak hanya itu, penyelenggara juga mengadakan konser bertajuk "Music Concerts JIExpo: The Longest Concert".

Sejumlah band dan penyanyi Tanah Air dijadwalkan tampil di konser musik Jakarta Fair 2017 tersebut. Beberapa musisi yang dijadwalkan tampil antara lain Slank, Sheila On 7, Ari Lasso, Godbless, Ayu Tingting, Maliq n D’Essentials, Tonny Q, Endank Soekamti, Tipe-X, Payung Teduh, Pas Band, Cita Citata, Jamrud, dan lainnya. (RezaHaryaS)

JALUR MUDIK KALIMALANG DI PADATI KENDARAAN BERMOTOR

Kondisi jalur kalimalang arah pantura di padati kendaraan bermotor







Jakarta - Pemudik bermotor mulai memadati jalur Kalimalang di Jalan KH Noer Ali menuju Bekasi. Kepadatan lalu lintas didominasi kendaraan roda dua yang membawa berbagai barang untuk mudik.

Pengguna jalan bernama Artha Prima mengatakan kepadatan pemudik bermotor terjadi dari jembatan Mal Metropolitan hingga perempatan lampu merah di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Kepadatan lalu lintas terjadi dengan panjang hingga 1 kilometer.

"Ketika saya lewat, mayoritas kendaraan motor. Mereka membawa berbagai barang, seperti kardus dan berbagai tas, yang diikat di salah satu bagian motor," ujar Artha.

Pemudik kebanyakan memilih jalur tersebut untuk menuju jalur Pantura. "Kalimalang ini kan biasa digunakan pemudik motor yang akan menuju jalur Pantura," ujarnya.

Sementara itu, data dari Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik bermotor tahun ini diperkirakan naik 18,18 persen, yakni sekitar 6 juta motor. Pada tahun 2016, jumlah pemudik bermotor tercatat sekitar 5 juta kendaraan. (RezaHaryaS)

HARGA DAGING AYAM MULAI MERANGKAK NAIK JELANG LEBARAN IDUL FITRI 1438 H


Seorang pedagang mengaku khawatir akan omset penjualannya berkurang, Akibat adanya kenaikan harga daging ayam saat ini, Kamis (15/6/2017).
















Kota Bekasi - Persoalan kenaikan harga daging ayam jelang lebaran Idul Fitri masih menjadi tradisi yang selalu muncul dari tahun ke tahun. Tingginya kenaikan permintaan pasokan daging ayam tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, harga kebutuhan pokok daging ayam di pasar tradisional yang ada di beberapa daerah di Indonesia, kini sudah mulai bergerak naik. Contohnya di pasar induk Kota Bekasi.
Kenaikan harga tersebut disebabkan karena pasokan yang kurang sehingga harga daging ayam mengalami kenaikan sejak seminggu terakhir ini. Di pasar induk Kota Bekasi saat ini harga daging ayam potong dijual Rp 34.000 hingga Rp 35.000 per kilogram. Sebelumnya, harga daging ayam potong di kisaran Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram. Kenaikan harga daging ayam ini sudah berlangsung sejak dua pekan jelang Ramadan. Akibat naiknya harga daging ayam, membuat para pedagang mengurangi stok penjualan mereka. Kenaikan harga yang lebih dari 30% ini, di sebabkan karena kurangnya pasokan dari peternak. Sementara daya beli masyarakat meningkat jelang Idul Fitri nanti. Sulastri (38) pedagang daging ayam di pasar induk Kota Bekasi, mengatakan “Setiap tahun kalau mau lebaran memang biasa naik”,ia juga mengatakan kenaikan harga daging ayam potong itu sudah terjadi di tingkat pemasok. Bukannya menguntungkan, tetapi kenaikan harga tersebut justru membuat omset penjualannya berkurang. Kamis (15/6/2017).
Hal ini mengakibatkan banyak masyarakat ekonomi kebawah khawatir akan pasokan kebutuhan daging ayam untuk perayaan hari raya idul fitri nanti. Masyarakat sangat berharap pemerintah pusat dan pemerintah setempat mampu mengatasi adanya kenaikan harga daging ayam ini dengan diadakannya pasar murah, agar membantu kondisi perekonomian sosial masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan stok pangan daging ayam jelang hari raya idul fitri nanti. (Tri Adi Sucipto)

KEMACETAN SEMAKIN SEMERAUT, AKIBAT PROYEK JALAN TOL BECAKAYU YANG BELUM RAMPUNG

Kemacetan terjadi hampir setiap hari, imbas penyempitan jalur di proyek Tol Becakayu. Senin (5/6/2017).



             Jakarta - Proyek pembangunan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang- Kampung  Melayu) berimbas pada kemacetan arus lalulintas di Jalan Kalimalang yang mengarah ke Jakarta maupun arah sebaliknya yang mengarah ke Bekasi. Boleh dikata terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk. Akibat proyek pembangunan  tersebut banyak titik jalan di sekitar proyek mengalami penyempitan. Bahkan di beberapa lokasi ada lubang serta menimbulkan debu yang mengganggu pengendara yang Sedang melintasi jalan tersebut. Kondisi di perparah dengan adanya pengecoran tiang penyangga jalan Tol di tengah jalan tersebut, jalan semakin penyempit membuat kemacetan semakin semeraut. Hal ini akan terus terjadi selama proses pembangunan Jalan Tol Becakayu.

           Proyek pembangunan jalan Tol Becakayu dimulai dari sejak tahun  2015 oleh  PT Waskita Karya Tbk yang menjadi kontraktor utama pada jalan Tol tersebut. Dan diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2017 ini. Kemacetan terjadi karena adanya jumlah volume kendaraan yang sangat banyak namun kondisi jalan yang menyempit akibat adanya proses pembangunan jalan Tol Becakayu tersebut.
            Banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah kemacetan ini, Gara-gara proyek ini, sering macet dan tidak nyaman. Apalagi, kalau turun  hujan, rawan kecelakaan, debu jalan berubah jadi lumpur,” kata Sulistyo, (22) pengguna jalan, Senin (5/6/2017). Kondisi ini juga diperparah dengan adanya alat berat dan truk pengangkut beton yang sering lalu lalang melintasi jalan tersebut. Untuk diketahui, jalan ini merupakan salah satu rute mudik terpadat, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang akan menuju ke arah pantura. Pemerintah pun diharapkan dapat memperhatikan kerusakan jalan mengingat musim mudik lebaran semakin dekat. (Tri Adi Sucipto)

Selasa, 04 Juli 2017

NGABUBURIT DI KEBUN BINATANG RAGUNAN

 Meskipun berpuasa, itu tidak mematahkan semangat masyarakat untuk berwisata. Pada Hari Minggu 18 Juni 2017 Kebun Binatang Ragunan tetap ramai dikunjungi oleh pengunjung. Ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling disukai, karena dengan harga yang cukup terjangkau tempatnya juga nyaman dan aman.
“ Saya suka kesini karena deket juga terus emang murah, dan tepatnya juga nyaman” ujar Panji salah satu pengunjung Kebun Binatang Ragunan.  
Berinteraksi dan melihat satwa secara langsung juga salah satu yang disukai pengunjung, terutama bagi pecinta binatang. Sekaligus pengunjung bisa menunggu waktu berbuka puasa.
“ Selain tempatnya sih, senang juga bisa melihat satwa-satwa yang ada disini” lanjut Panji (Rubi Haryanto)

PEDAGANG PASAR TANAH ABANG MERAUP UNTUNG BERKALI LIPAT

 


          Pada hari Sabtu, 10 Juni 2017 tepatnya 2 pekan sebelum lebaran, Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat mulai dipadati oleh masyarakat baik dalam kota maupun luar kota untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Pedagang Pasar Tanah Abang mengaku senang dengan ramainya pengunjung ketika bulan Ramadhan. Menurutnya, hal tersebut membawa keuntungan karena dagangannya mereka bisa laku lebih banyak.

          Salah satu pedagang baju muslim, Basroni mengaku lebih senang ketika bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Penghasilannya meningkat bisa 2 sampai 3 kali lipat dalam sehari.

          “ Ramai sekali ketika bulan Ramadhan apalagi pada hari libur dan menjelang lebaran, penjualan saya bisa meningkat setiap harinya” jelas Basroni saat di wawancarai di Pasar Tanah Abang

          Para pembeli biasanya sering mencari mukena, baju koko dan sajadah pada toko milik Basroni. Ini merupakan tradisi yang tidak bisa terlepaskan pada saat menjelang lebaran. Dalam sehari ia bisa memperoleh keuntungan bersih sekitar Rp. 3 Juta, lebih tinggi dibanding biasanya.

          “ Ya seharian bisa terjual 30an baju koko yang harganya 70-200 ribu. sama mukena juga tergantung bahanya beda-beda, kalo lagi ramai sekali bisa 3 juta per hari”. (rubi haryanto)

PENTINGNYA OLHRAGA




JAKARTA-Sabtu 19-05-2017
Di kesibukan sehari-hari semua ativitas masyarakat di Jakarta menyebabkan kurangnya perhatian bagi kesehatan dirinya sendiri yang bagaimana penting nya olahraga bagi kesehatan tubuh yang akan membuat badan terasa vit kembali setelah melakukan rutinitas bekerja.

Olahraga adalah kebutuhan bagi setiap insan sebagai pembugaran agar tubuh tetap sehat dan menyegarkan tubuh kita. Banyak olahraga yang dilakukan pada setiap minggunya dengan berjalan santai pada acara car free day yang digelar dibeberapa pusat ibu kota. Jika hal yang terjadi pada pekerja yang memiliki waktu sedikit biasanya lebih memilih olahraga yang simple seperti car free day tapi jika memiliki waktu senggang dan libur biasanya banyak para pekerja juga memanfaatkannya dengan olahraga yang membutuhkan waktu sedikit lama. Apa saja sih olahraganya? Ini ada satu olahraga bisa membuat badan bugar serta bisa bertemu dengan teman-teman lama salah satu olahraganya adalah tenis.

Tenis sendiri adalah jenis olahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau dua pasangan masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet. Tujuan permainan adalah memainkan bola dengan cara tertentu sehingga pemain lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut. Nah... jika kalian memiliki waktu luang, ada baiknnya dilakukan dengan berolahraga. Mulai dari sekarang hidup sehat itu pilihan jika ingin sehat maka berolaragalah setiap hari agar tubuh sehat. (alfrida pratiwi)

BUDAYA BUKBER DI BULAN RAMADHAN






JAKARTA-Minggu 11-06-2017

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa, bulan yang penuh berkah. Bulan Ramdhan atau bulan puasa, bukan sekedar kewajiban tahunan dengan menahan lapar dan berbuka. Puasa juga merupakan salah satu cara untuk mendidik individu dan masyarakat untuk tetap mengontrol keinginan dan kesenangan dalam dirinya walaupun diperbolehkan. Di bulan puasa ini juga bisa menjadi salah satu pengingat agar silahturahmi tetap berjalan dengan baik walaupun sudah tidak berada disatu pekerjaan, sekolah, atau pun tempat lainnya.

Dengan adanya bulan Ramadhan para bisa mendekatkan yang jauh, seperti teman-teman satu sekolah yang ketika lulus sudah berpisah. Sama halnya seperti gambar di atas. Para muda-mudi tersebut sedang mengadakan acara bukber (buka bersama) teman SMP. Lulusan tahun 2013 ini mengatakan bahwa setiap tahunnya ketika bulan Ramadhan selalu mengosongkan jadwal untuk buka bersama, bernostalgia ketika masih memakai seragam yang sama, menceritakan pekerjaan dan aktifitas yang sekarang, bercanda gurau.

Bukan hanya para muda-mudi tersebut, beberapa orang tentunya banyak sekali yang mengadakan acara buka bersama di tempat-tempat restoran lainnya, sudah seperti menjadi budaya tersendiri ketika bulan puasa untuk buka bersama teman lama. (alfrida pratiwi)

TAK KUNJUNG SELESAI WARGA KELUHKAN FLY OVER PEGANGSAAN DUA

Sisca Amalia|SpeedNews|BSI|Selasa, 20 Juni 2017
Tak kunjung selesai pembangunan Fly over membuat kemacetan.














Jakarta - Selasa (20/6/2017). Keberadaan proyek pembangunan jembatan layang (fly over) yang ada di Jalan Boulevard Timur Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya setelah beberapa tahun proses pembangunan, pembangunan fly over tersebut tidak juga kunjung selesai dan kerap menimbulkan kemacetan bagi pengguna jalan yang hendak melintas dari arah Kelapa Gading menuju Pegangsaan Dua.
Reza Fahrezy (20) salah satu pengguna sepeda motor yang kebetulan melintas di lokasi tersebut mengaku heran dengan pembangunan fly over yang tidak juga selesai itu.
"Padahal ini jembatan layang sudah dibangun setahun lebih tapi kok tidak selesai dan masih begitu-begitu saja, yang ada malah bikin macet jalan karena lajur tengah jalan terpakai dan menyempit," ujar Reza , Selasa (20/06).
Menurutnya, pada pagi hari saat berangkat kerja dan saat jam pulang kantor, lokasi sekitar pembangunan fly over tersebut terkenal sebagai salah satu titik kemacetan karena posisinya merupakan jalan alternative yang menghubungkan wilayah Jakarta Timur dengan Jakarta Utara.(sca)

RAMBU - RAMBU HANYA JADI HIASAN JALAN

Sisca Amalia|SpeedNews|BSI|Senin, 5 Juni 2017

Rambu – rambu di Jakarta kini sudah tidak di pedulikan lagi.
JAKARTA – Senin (5/6/2017). Jakarta adalah Ibu Kota Negara Indonesia, di Kota ini banyak sekali Rambu-rambu terpasang dan banyak pula Rambu-rambu dilarang. Sadarkah kalian Rambu-rambu yang sudah dipasang sangatlah berguna untuk pengendara motor maupun mobil, disepanjang jalan sering kita jumpai rambu-rambu dilarang Stop/Berhenti, dilarang Parkir, dilarang Putar Balik mengapa demikian? Karena Pemerintah sudah mengatur sedemikian rupa agar tidak terjadinya kecelakaan di Area tersebut ataupun kemacetan.
Pada Gambar diatas adalah contoh salah satu Pelanggaran yang terjadi di Pasar Jatinegara – Jakarta Timur, sudah jelas terpasang rambu-rambu untuk tidak berhenti di bahu jalan, tetapi masih banyak para pengendara motor yang melanggar aturan tersebut dengan memarkirkan kendaraan mereka di bahu jalan yang akan beresiko besar, biasanya yang memarkirkan kendaraaan tersebut adalah seorang pembeli karena tidak adanya lahan parkir yang cukup. Setiap hari kerja biasanya dijalan tersebut mengalami kemacetan yang sangat parah karena banyak kendaraan yang memarkirkan kendaraan secara liar.

Bagaimana penanggulangannya? Menurut saya pemerintah harus membuatkan lahan parkir untuk pembeli di Pasar Jatinegara tersebut, agar para pengendara memarkirkan kendaraannya dengan baik dan aman. Jakarta adalah kota yang mempunyai banyak peraturan rambu-rambu lalu lintas kita sebagai masyarakat yang baik harus mematuhi rambu-rambu tersebut mulai dari diri kita masing-masing untuk melakukannya perubahan.(sca)